Mengisahkan tentang Habib Sholeh Tanggul tidak bisa lepas dari karomahnya yang begitu banyak. diantaranya adalah Kisah Habib Sholeh bin Mukhsin Al Hamid dan Rumahnya. Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid adalah seorang wali qutub yang lebih dikenal dengan nama HabibSholeh Tanggul.
Dalam khalwatnya, Al Habib Sholeh bin Mukhsin Al Hamid menangis terus, tidak pernah keluar dari kamarnya, dan meminta petunjuk kepada Allah swt. Saat itu rumahnya masih sangat sederhana, terbuat dari bilik bambu.
Dalam khalwatnya, Al Habib Sholeh bin Mukhsin Al Hamid menangis terus, tidak pernah keluar dari kamarnya, dan meminta petunjuk kepada Allah swt. Saat itu rumahnya masih sangat sederhana, terbuat dari bilik bambu.
Padahal
sudah banyak habaib, saudara, orang-orang kaya, datang kepadanya untuk
membongkar rumahnya, tapi beliau tidak pernah mau.
Alasannya, "Jangan dibetulkan! Jangan diapa-apakan! Biarka saja, saya takut Rosulullah SAW tidak datang lagi ke tempat ini.
Saya setiap hari berjama'ah sholat lima waktu dengan Rosulullah SAW dirumah ini, Jangan dibongkar rumah ini.
Alasannya, "Jangan dibetulkan! Jangan diapa-apakan! Biarka saja, saya takut Rosulullah SAW tidak datang lagi ke tempat ini.
Saya setiap hari berjama'ah sholat lima waktu dengan Rosulullah SAW dirumah ini, Jangan dibongkar rumah ini.
Khalwatnya itu berlangsung selama kurang lebih 7 tahun.
Hingga suatu saat beliau mendapat isyarat dari Rosulullah SAW agar menziarahinya di Madinah.
Ketika beliau mengutarakan maksud dan tujuannya akan berangkat ke Baitullah di Makkah dan Madinah, banyak orang yang mau ikut.
Akhirnya, berangkatlah beliau ke Makkah.
Saat itulah, Al Habib Muhammad bin Husein Al Hamid ( Labor, Pasar Minggu ) merenovasi rumahnya.
Hingga suatu saat beliau mendapat isyarat dari Rosulullah SAW agar menziarahinya di Madinah.
Ketika beliau mengutarakan maksud dan tujuannya akan berangkat ke Baitullah di Makkah dan Madinah, banyak orang yang mau ikut.
Akhirnya, berangkatlah beliau ke Makkah.
Saat itulah, Al Habib Muhammad bin Husein Al Hamid ( Labor, Pasar Minggu ) merenovasi rumahnya.
Ketika beliau pulang, tidak menunjukkan kemarahan.
Saat ditanya oleh banyak orang, Al Habib Sholeh dengan tersenyum menjawab, "Sebelum rumah ini dibangun, saya telah diberi tahu oleh Rasulullah SAW, "Biarkan rumah itu dibangun."
Sebuah pertanda, Al Habib Sholeh Al Hamid telah dipandang mampu mengemban amanah Nabi saw serta menebarkan kemanfaatan kepada umat manusia.







0 comments:
Post a Comment